<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Kesehatan Hewan on Vaksinasi Internasional</title><link>https://vaksinasiinternasional.com/tags/kesehatan-hewan/</link><description>Recent content in Kesehatan Hewan on Vaksinasi Internasional</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Thu, 16 Oct 2025 00:00:00 +0000</lastBuildDate><atom:link href="https://vaksinasiinternasional.com/tags/kesehatan-hewan/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Vaksin Rabies: Panduan Pra-Perjalanan dan Tindakan Setelah Gigitan</title><link>https://vaksinasiinternasional.com/posts/vaksin-rabies/</link><pubDate>Thu, 16 Oct 2025 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://vaksinasiinternasional.com/posts/vaksin-rabies/</guid><description>&lt;p&gt;Rabies adalah penyakit virus yang hampir selalu fatal setelah gejala neurologis berkembang, tetapi dapat dicegah secara efektif jika respons pencegahan (wound care + vaksin ± immunoglobulin) diberikan cepat setelah paparan. Risiko paparan berbeda-beda menurut tujuan perjalanan: negara dengan penularan rabies hewan yang aktif (terutama rabies hewan penular pada anjing) dan daerah terpencil tanpa akses cepat ke perawatan PEP membuat pencegahan pra-keberangkatan lebih relevan.&lt;/p&gt;
&lt;hr&gt;
&lt;h2 id="dua-strategi-pencegahan-prep-pre-exposure-dan-pep-post-exposure"&gt;Dua strategi pencegahan: PrEP (pre-exposure) dan PEP (post-exposure)&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Singkatnya:&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>